Tawasul menjadi salah satu metode berdoa yang sangat dianjurkan karena mencerminkan adab dan penghambaan yang sempurna. Seorang muslim yang bertawasul meyakini bahwa hanya Allah SWT satu-satunya Zat yang Mahakuasa mengabulkan doa, sementara wasilah yang digunakan adalah bentuk pengakuan atas keagungan orang-orang yang dicintai Allah.
Tawasul didasarkan pada dalil Al-Qur'an, salah satunya Surat Al-Maidah ayat 35:
When you recite tawasul, you are essentially saying: "O Allah, I am not worthy, but for the sake of Your Beloved Prophet..." This humility is the essence of tawadhu' (humbleness), a key to unlocking divine mercy.
"Kemudian kepada seluruh Nabi, Rasul, dan Malaikat yang didekatkan (kepada Allah)."
Tawasul merupakan permohonan kepada Allah SWT melalui perantara orang saleh, yang mencerminkan kerendahan hati umat dan upaya mengharap keberkahan serta pengabulan doa. Share public link
You can download a clean, print-ready digital document of this entire sequence by visiting the NU Online Tawasul Guide Portal. This platform offers verified digital formats of common litanies, Yasin recitations, and traditional practices directly from Nahdlatul Ulama scholars.



